BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Para pelaku penambangan emas di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) terus diburu aparat gabungan dari Kodim 1014/Pbn. Lima pelaku yang berhasil ditangkap tim gabungan adalah warga Desa Karang Sari, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat.
Mereka ini merupakan warga yang kehidupan sehari-harinya sangat memprihatinkan dan berupaya mencari penghidupan dengan jalan pintas. Dalam sehari, para pelaku ini dapat mengumpulkan emas 2-3 gram, biasanya mereka melakukan penambangan hingga 4-5 hari dengan perolehan emas mencapai 8 gram. Emas ini mereka jual di toko emas baik di Pangkalan Banteng maupun di Kota Pangkalan Bun.
Dari tangan pelaku penambangan liar, aparat gabungan berhasil mengamankan lima mesin penyedot dan penyemprot yang saat ini barang bukti sudah diserahkan kepada Balai Polhut TNTP.
Sementara selang spiral sebanyak 5 golong, tempat mengalirkan hasil sedotan dari galian emas sebanyak 5 set telah dimusnahkan, termasuk tempat dulangan barang sembako dan tenda-tenda juga dimusnahkan dengan cara dibakar.
Menurut Komandan Kodim 1014/ Pbn, Letkol Inf Wisnu Kurniawan guna membuat efek jera para pelaku, para pelaku membuat surat pernyataan agar tidak melakukan penambangan lagi dan melakukan wajib lapor 3 kali dalam seminggu. Apabila pelaku ini kembali melakukan aktivitas penambangan maka tidak ada ampun lagi bagi pelaku dan akan diserahkan kepada pihak yang berwajib. "Pelaku ini kita kenakan wajib lapor dan membuat surat pernyataan," tegas Wisnu. (KOKO SULISTYO/B-8)
Pelaku Penambangan Emas Di TNTP Warga Pangkalan Banteng
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Komentar (0)
Memuat komentar…







