BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Perusahaan makanan asal Italia, Ferrero, berhasil memenangi gugatan hukum atas perusahaan retail asal Belanda, Ahold Delhaize, terkait dengan klaim pemasaran seputar minyak sawit.
Untuk diketahui, Delhaize memasarkan produk cokelat yang diklaim lebih sehat dan lebih ramah lingkungan karena tidak mengandung minyak sawit. Jelas materi iklan itu menyudutkan produk selai cokelat merek Nutella buatan Ferrero yang mengandung minyak sawit. Klaim Delhaize tersebut jelas memanfaatkan maraknya kampanye negatif terhadap produk berbasis minyak sawit di kawasan Eropa.
Seperti dilansir Just Food awal pekan ini, pengadilan Belgia memerintahkan Ahold Delhaize untuk menghentikan kampanye pemasaran yang menyudutkan sawit. Namun, pengadilan tidak memerintahkan perusahaan tersebut mengubah kemasan produk.
"Pengadilan telah mengevaluasi argumen yang diajukan Ferrero dan membenarkan bahwa iklan produk Delhaize itu tidak benar. Pengadilan juga mendukung argumen Ferrero bahwa merupakan hal ilegal mengklaim sebuah produk minyak sawit secara de facto lebih baik bagi lingkungan dan memiliki nutrisi lebih baik dibandingkan dengan produk yang mengandung minyak sawit," kata Ferrero menanggapi keputusan pengadilan.
"Ferrero selalu menawarkan produk konsumer dengan kualitas terbaik dan percaya dengan pentingnya memberikan informasi yang obyektif dan benar kepada masyarakat. Untuk alasan ini, kami sangat mendukung keputusan pengadilan, yang merupakan langkah besar dalam mendukung tersebarnya informasi imparsial," tulisnya.
Ferrero mengatakan pihaknya berharap akan "move on" dari kasus ini dan terus melanjutkan hubungan yang baik dengan Delhaize. (NEDELYA RAMADHANI/m)








