BORNEONEWS, Puruk Cahu - Saat menjawab pandangan umum Fraksi-fraksi DPRD tentang lemahnya pelayanan PDAM Kabupaten Murung Raya (Mura) soal pendistribusian air PDAM ke rumah penduduk, Bupati Mura Perdie M Yoseph mengatakan kendala utamanya yang dihadapi adalah PDAM masih mengandalkan sistem gravitasi (bergantung pada tinggi rendah permukaan tanah-red) dalam penyaluran air.
"Sistem distribusi air dengan cara gravitasi merupakan faktor utama yang menjadi kendala PDAM. Cara ini dilakukan karena wilayah layanan yang berbukit-bukit serta beda tinggi yang sangat rendah serta ditambah jarak yang cukup antara lima sampai tujuh kilometer dari instalasi pengolahan," ungkap Perdie.
Selain itu, kata Perdie, sumber air baku sering mengalami penurunan debit secara signifikan dan bahkan hampir kering pada saat musim kemarau.
"Akibatnya suplai air nyaris terhenti dan solusi sementara yang baik saat ini ialah dengan akan membangun instalasi air bersih yang kapasitas produksinya antara 60 sampai 70 liter per detik dengan bahan baku Sungai Barito," tambah Perdie. (SUPRIADI/B-8)
Hanya Mengandalkan Gravitasi Jadi Faktor Utama Kendala Penyaluran Air PDAM Mura
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Akreditasi RSUD Puruk Cahu Diminta Tak Sekadar di Atas Kertas
Layanan Adminduk Murung Raya Diperluas ke Kecamatan dan Desa
UMKM Murung Raya Didorong Kembangkan Usaha Jamur Tiram
Pemkab Murung Raya Perkuat Pencegahan Karhutla dari Tingkat Desa
Disdukcapil Murung Raya Perluas Kayanan Adminduk hingga Tingkat Desa
Kemenkum Kalteng Dampingi Murung Raya Susun Raperbup Penanggulangan Bencana
Komentar (0)
Memuat komentar…







