BORNEONEWS, Sampit - Polsek Kawasan Pelabuhan Mentaya (KPM) menyita puluhan senjata tajam (sajam) dari sejumlah calon pemudik yang bertolak dari Pelabuhan Sampit, beberapa hari terakhir.

"Ada sekitar 30 sajam yang kami sita dari sejumlah pemudik dalam tiga hari terakhir ini," ujar Kapolres Kotim AKBP Muchtar Supiandi melalui Kapolsek KPM Iptu Irfan Ali Reza, Kamis (15/6/2017).

Sebanyak 30 sajam tersebut terdiri dari beberapa jenis, mulai dari pisau, parang, mandau, sam egrek. Barang berbahaya kalau disalahgunakan tersebut dibawa dengan alasan untuk oleh-oleh buat keluarga di jawa. Selain itu ada juga yang ingin dipakai untuk berkebun di kampung halamannya.

"Walaupun alasan untuk oleh-oleh, namun tetap saja kami sita. Karena itu bisa saja digunakan untuk berbuat kriminal yang bisa membahayakan penumpang lain saat berada di dalam kapal," kata Irfan.

Walaupun sudah membawa sajam, namun tindakan dari kepolisian tidak langsung memberikan saksi kepada yang bersangkutan. Hal itu dikarenakan banyak dari mereka yang tidak mengetahui bahwa membawa sajam itu dilarang. Sehingga hanya pembinaan dan juga peringatan agar tidak melakukan hal serupa nantinya. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)