BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Berselang sehari pascakebakaran tiga rumah di Kelurahan Barimba, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, Kamis (15/6/2017) malam giliran gudang bata milik Ahmad Jaini alias Amir, warga Desa Sei Jangkit, Kecamatan Kapuas Barat, yang ludes dilalap api.

"Waktu itu saya sedang bermain bulu tangkis didekat gudang bata milik Pak Jaini. Tiba-tiba terlihat api di atas atap," ungkap Ubu, saksi kejadian.

Melihat hal itu, Ubu langsung berlari ke dalam gudang dan berteriak memanggil Jaini. "Saya memanggil Jaini, kemudian kami berdua langsung berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya," tutur Ubu.

Sementara itu, Jaini menurutkan bahwa saat itu dirinya sedang tidur bersama istri dan anaknya di dalam gudang. "Saya mendengar teriakan warga, katanya api. Saya pun langsung membangunkan istri dan anak saya, dan menyuruh mereka berlari keluar," ucap dia.

Sedangkan Jaini berusaha menyelamatkan sepeda motornya. "Di dalam gudang itu hanya ada sepeda motor saya, sisanya tinggal batu bata."

Sebelum api membesar, warga langsung menghubungi pemadam kebakaran yang ada di Kota Kuala Kapuas. Berselang beberapa jam, api pun dapat dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Namun gudang  hanya tersisa kerangka bangunan dan batu bata. Selebihnya ludes dilalap api. (HAMDI/B-3)