BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tarif kencan jangka pendek (short time) yang dipatok Pekerja Seks Komersial (PSK) di kawasan eks prostitusi Kalimati Lama, Desa Pasir Panjang melonjak tajam hingga lima kali lipat. Pasalnya, untuk layanan short time mereka mematok tarif hingga Rp500 ribu.
Sebelumnya, PSK yang berada di kawasan eks prostitusi Kalimati Lama, mengungkapkan pada hari biasa tarif normal untuk layanan short time hanya Rp100 ribu, dipotong untuk sewa kamar Rp25 ribu jadi jumlah bersih yang diterima para PSK ini hanya Rp75 ribu.
Menurut seorang PSK yang enggan disebut namanya, lonjakan harga ini sebabkan karena bulan Ramadan dan jelang Idul Fitri. Selain didesak kebutuhan, mereka menaikkan tarif karena resiko yang tinggi. Sebab pengawasan Satpol PP sangat ketat pada saat bulan Ramadan.
"Mereka sering menggelar patroli dan razia. Kalau tarif normal tidak sesuai dengan resikonya, ini bulan puasa, ketat Mas," kata salah kata dia.
Tarif tinggi itu juga diakui oleh M (29) PSK asal Malang, yang Jumat (16/6/2017) dinihari, ditangkap Satpol PP Kobar saat indehoy di dalam kamar sebuah warung kopi bersama seorang mahasiswa salah satu universitas ternama di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
FI (25) sang mahasiswa itu merupakan pria asal Kuala Jelai, Kabupaten Sukamara,. "Kesepakatannya lima ratus ribu untuk short time," kata M kepada Borneonews, Jumat (16/6/2017). (KOKO SULISTYO/B-8)
Wow! PSK Ini Pasang Tarif Hingga Setengah Juta
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Komentar (0)
Memuat komentar…







