BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten (Pemka) Kotawaringin Barat (Kobar) sedang bersiap melakukan penutupan semua lokalisasi yang ada di Bumi Marunting Batu Aji ini.
Kepala Bidang Pelayanan Rehabilitasi Dinas Sosial Kobar, Lukman Pandinata mengatakan, Pemkab Kobar dan Pemerintah Pusat sudah menyiapkan anggaran untuk memulangkan penghuni lokalisasi yang berasal dari luar kobar.
"Pemerintah pusat akan memberikan bantuan Rp5.050.000 kepada setiap orang," beber Lukman kepada Borneonews, Jumat (16/6/2017).
Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan oleh pemerintah, mulai dari pendanaan transportasi. Pemerintah pusat membiayai Pekerja Seks Komersial (PSK) yang akan dipulangkan, maupun yang dilatih kemandirian untuk membentuk usaha baru, berupa modal sesuai dengan keterampilan kerja yang dimiliki masing-masing PSK yang bersangkutan. "Pemerintah pusat akan bantu transportasi pemulangan, maupun semacam kemandirian usaha," papar dia.
Menurut Lukman, jika ada WTS yang memiliki keterampilan untuk mamasuki dunia kerja, pihak pemerintah daerah sendiri akan siap untuk merangkulnya. Seperti menempatkan di perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja wanita.
"Jika ada perusahaan-perusahaan yang memang membutuhkan tenaga kerja wanita, kenapa tidak kita saling membantu. Apakah dia mau di pabrik, kita tampung aja disitu siapa tahu mereka mau bekerja disana, saya kira sangat mulia yah, kalau memang bisa kita sadarkan mereka," terangnya.(FAHRUDDIN FITRIYA/B-8)
Pemkab Kobar Bersiap Tutup Lokalisasi
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bupati Kobar Bermalam di TNTP Pantau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
Telur, Cabai dan Sayuran Ludes Terjual di Pasar Murah Kobar
Warga dan Satgas Bina Marga Bersihkan Drainase Jalan P Antasari Pangkalan Bun
Dinkes Kobar Publikasikan 21 Kontak Posko Kesehatan untuk Darurat Karhutla
Gawat ! Api Karhutla Tinggal 600 Meter dari Feeding Camp Orangutan di Tanjung Harapan TN Tanjung Puting
Komentar (0)
Memuat komentar…







