BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Hingga saat ini warga Kampung Cempedak, Kelurahan Baru RT 33, Kecamatan Arut Selatan (Arsel) belum memiliki tempat ibadah. Bahkan, warga di sana nyaris tidak merasakan kue pembangunan seperti halnya daerah lain.
"Kami juga ingin seperti kampung lain, punya tempat ibadah dan dibangunkan fasilitas memadai," ujar Tiya (38) kepada Borneonews, Minggu (18/6/2017).
Pria yang sejak lahir tinggal di Kampung itu mengaku, selama ini 13 KK yang tinggal di sana belum pernah sekalipun mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) maupun pemerintah pudat, mereka hidup dengan caranya sendiri. "Di Kampung ini semua dilakukan secara swadaya, termasuk membangun jalan dan pengadaan air bersih," bebernya.
Lebih miris, terang Tiya, sejak Kampung itu berdiri, belum ada sambungan listrik masuk ke sana. Jika memang tidak memungkinkan untuk mendapatkan sambungan listrik dari PLN, sejumlah warga berharap Pemkab dapat memberikan bantuan berupa pembangkit listrik portabable.
"Kami juga ingin merasakan seperti yang dirasakan warga lain," harapnya.
Selama ini, imbuh dia, warga masih menggunakan lampu teplok sebagai alat penerangan. Bahkan, mereka merasa selalu luput dari perhatian pemerintah. "Anak-anak kalau belajar masih menggunakan lampu teplok, kadang merasa kasian, tapi mau gimana lagi, keadaannya memang seperti ini," tandasnya.(FAHRUDDIN FITRIYA/B-8)
Miris! Tak Ada Tempat Ibadah di Kampung Cempedak
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Kalteng Prioritas Penanganan Karhutla, BNPB: Bantuan Luar Negeri untuk Teknologi Pemadaman
Dua Kasus Lakalantas Terjadi saat Kabut Asap Tebal di Sampit, Dua Orang Tewas
16.387 Personel Karhutla di Kalteng Dapat Jaminan Layanan Kesehatan Gratis
Komentar (0)
Memuat komentar…







