BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pada bulan Ramadan banyak warga melakukan kegiatan pada malam hari seperti menunaikan ibadah salat tarawih secara berjamaah di masjid. Akibatnya, rumah yang ditinggal penghuninya tersebut sering menjadi sasaran pencurian.

Untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan, Wakapolres Kobar Kompol Dhovan Oktavianto mengimbau dan meminta warga yang berada di wilayah hukumnya supaya meningkatkan kewaspadaan terhadap diri sendiri dan lingkungan ketika melaksanakan ibadah.

"Saya harap masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama terkait dengan keamanan di lingkungan sekitar, baik untuk keamanan terhadap terjadinya aksi pencurian maupun kebakaran," ujar Dhovan kepada Borneonews, Minggu (18/6/2017).

Menurut Dhovan, pada malam hari warga yang hendak menunaikan ibadah salat tarawih sebaiknya sebelum berangkat memeriksa rumah apakah sudah dalam keadaan aman atau belum, misalnya mengecek kompor sudah dimatikan atau belum. Tak hanya itu, gunakan kunci ganda di rumah dan jangan menyimpan barang-barang berharga di rumah secara berlebihan.

"Saya juga meminta kepada semua warga untuk tidak merusak suasana kekhusyukan ibadah selama bulan ramadan dengan hal-hal negatif. Mari kita sama-sama jaga ketertiban," imbau dia.

Menyikapi kekhawatiran terjadinya gangguan ketertiban dan keamanan, pihaknya akan terus meningkatkan patroli rutin pada malam hari sepanjang bulan ramadan hingga usai hari raya Idul Fitri. Ia juga telah memerintahkan para anggotanya untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang ingin menunaikan ibadah pada malam hari.

"Kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif. Mudah-mudahan upaya yang akan kita lakukan ini dapat meminimalisir terjadinya tindak kejahatan di wilayah hukum Polres Kobar," pungkasnya. (FAHRUDDIN FITRIYA/B-8)