BORNEONEWS, Palangka Raya – Beberapa hari lalu, beredar informasi tentang penerimaan tenaga kontrak Rusmah Sakit Umum (RSU) Kelas D Palangka Raya di media sosial. Informasi itu disebar berantai, salah satunya melalui pesan WhatsApp.
Untuk membuktikan kebenaran informasi itu, Borneonews memintai konfirmasi Wakil Wali Kota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio. Namun, jawaban yang disampaikan Wakil Wali Kota cukup mengejutkan. Mofit memastikan bahwa informasi tentang penerimaan tanaga kontrak tersebut hoax.
“Saya sudah mengecek langsung ke direktur rumah sakit, bahwa sebenarnya itu tidak ada penerimaan,” kata Mofit, Sabtu (17/6/2017) malam.
Menurut dia, kalaupun informasi tentang penerimaan tenaga kontrak benar-benar ada, pasti ada mekanisme yang harus dilengkapi. “Ada mekanismenya. Masing-masing SKPD atau RSUD harus melaporkan dulu kepada kepala daerah. Nah terkait berita itu, kemungkinan ada yang usil,” ungkap Mofit.
Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak langsung percaya begitu saj bila menerima informasi penerimaan pegawai maupun tenaga kontrak. “Informasi penerimaan pasti diumumkan secara luas. Salah satunya bisa melalui media atau papan pengumuman yang ada di SKPD. Kemudian ada yang bertanggung jawab terhadap pengumuman tersebut,” tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-3)








