BORNEONEWS, Palangka Raya - Baru saja berhasil meringkus pembacok siswi SMA, Unit Resmob Polres Palangka Raya kembali bergerak. Kali ini tim yang dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Ismanto Yuwono akan memburu pelaku perampokan di Jalan Dulin Kandang, Mahir Mahar lingkar luar, Palangka Raya.  Perampokan disertai kekerasan, Senin (19/6/2017) sekitar pukul 02.30 WIB itu, membuat korban YT (47) mengalami luka serius di bagian kepala.

"Kita masih bergerak melakukan pengejaran. Doakan semoga cepat terungkap," kata Kasat Reskrim Polres Palangka Raya AKP Ismanto Yuwono, Senin (19/6/2017).

Dia menuturkan, pelaku perampokan diduga berjumlah empat orang. Mereka terdiri dari dua perempuan dan dua laki-laki. Dari jumlah tersebut, sebagiannya mengenal korban, demikian halnya korban juga mengenal salah satu pelakunya.

Dalam aksinya, pelaku memegang kaki korban, kemudian pelaku laki-laki memukuli korban hingga pingsan. Korban juga mengalami luka serius di bagian kepala. Pada saat itulah, pelaku menggasak seluruh perhiasan dan uang tunai korban. Di antaranya kalung emas seberat 1 ons, gelang emas 50 gram dan dua cincin emas serta sepasang anting.

"Total kerugian sekitar Rp 90 juta," tutur Kasat Reskrim.

Untuk memuluskan aksinya, perampok menganiaya penghuni rumah. Seorang perempuan, YT, korban yang semaput bersimbah darah dilarikan ke RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya.

"Saya tahunya setelah mendengar teriakan. Kemudian saya lihat sudah banyak darah," kata anak korban, Priwardana (29).

Dia menuturkan, sejumlah barang berharga raib. Barang berharga itu yakni kalung emas seberat 60 gram yang mulanya dipakai korban. Kemudian ada gelang, cincin dan uang tunai.

Sebelumnya, peristiwa perampokan juga terjadi di Jalan Mendawai III, Palangka Raya beberapa hari lalu. Penghuni rumah tewas setelah mendapat 13 tusukan. Sedangkan pelakunya diringkus aparat Polres Palangka Raya. (BUDI YULIANTO/N).