"Perhitungan secara agregasi IPM kita mengalami prningkatkan setiap tahunnya, hal tersebut bisa kita lihat dari hasil yang sudah dirilis," kata Windu Subagio, Senin (19/6/2017).
Menurut Windu, untuk IMP di tahun 2011 nilai yang didapat dengan rata-rata ukur sebesar 62,86, tahun 2012 sebesar 63,52, tahun 2013 sebesar 63,92, tahun 2014 sebesar 64,44 dan tahun 2015 mengalami kenaikan menjadi 65,80.
"Dari angka tersebut menunjukkan bahwa di wilayah kita termasuk wilayah dengan tingkat pembangunan manusia sedang," ujar Windu.
Lanjutnya, kenaikan IPM Kabupaten Sukamara diukur denfan tiga dimensi, yakni dari Indeks kesehatan dengan indikator angka harapan hidup sebesar 71,25 tahun, indikasi pendidikan dengan rata-rata lama sekolah sebesar 7,81 tahun.
"Sementara untuk harapan lama sekolah sebesar 11,55 tahun serta daya beli masyarakat dengan indikator pengeluaran per kapita Rp7.709.000," tutur Windu. (NORHASANAH/B-5)








