BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Nama Barisan Relawan Kebakaran (Balakar) 545 sudah tidak asing lagi terdengar di telinga masyarakat Kapuas. Kiprah mereka di bidang sosial dan dilakukan tanpa pamrih sudah mendapat tempat di hati dari masyarakat Kapuas. Meski begitu, hingga saat ini Balakar 545 masih minim perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas.

Menurut Samsul, salah satu tokoh dan pendiri Balakar menjelaskan, Balakar yang berdiri sejak tahun 2015 ini sudah banyak kiprahnya di bidang sosial.

"Jujur saja selama balakar berdiri hingga saat ini perhatian pemerintah setempat masih belum ada, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini pemerintah memberi perhatian kepada kami," ungkap Samsul kepada Borneonews, Senin (19/6/2017).

Menurut Samsul, untuk melakukan berbagai kegiatan sosial, pihaknya memerlukan anggaran yang tidak sedikit jumlahnya. "Namun alhamdulillah selama ini masih bisa tertangani kendati harus berjuang untuk mengumpulkan dana oprasional. Selama ini, anggaran kami dapat dari bantuan pihak ketiga yang tidak mengikat, dan alhamdulillah selama ini semua kegiatan masih dapat dilakukan dengan anggaran seadanya," ungkap dia.

Samsul sangat berharap bantuan dari Pemkab Kapuas. Namun sayangnya, hingga saat ini masih belum ada tanda-tanda adanya bantuan dari pemerintah. "Kami hanya berharap ada perhatian dari pemerintah setempat, walau tidak banyak yang penting ada, untuk menopang biaya oprasional yang kami emban, pungkasnya. (HAMDI/B-8)