BORNEONEWS, Sampit - Polres Kotawaringin Timur (Kotim), menerjunkan seluruh personel mereka untuk pengamanan arus mudik dan juga lebaran Idul Fitri 1438 Hijriyah. Hal tersebut dilakukan oleh pihaknya guna menjaga keamanan dan kelancaran.

"Memang kami sudah menugaskan 40 anggota, namun semua personil baik itu polres maupun polsek juga diwajibkan menjaga keamanan," ujar Kapolres Kotim AKBP Muchtar Supiandi Siregar, Senin (19/6/2017) sore, usai gelar pasukan Operasi Ramadan dan Hari Raya (Ramadnia) Telabang 2017.

Dalam hal itu, gelar pasukan juga diikuti oleh Kodim 1015 Sampit, Dinas Perhubungan, serta Barisan Pertahanan Masyarakat Adat (Batamat).

Operasi Ramadnia kali ini sedikit berbeda, karena untuk pertama kalinya melibatkan Batamad. Adanya keterlibatan Batamad tersebut khusus untuk membantu penyelenggaraan arus mudik lebaran, hal itu dikarenakan terbatasnya jumlah personel polisi. Sehingga dibutuhkan dukungan personel untuk membantu mengatur pemudik, khususnya di Pelabuhan Sampit.

"Mudah-mudahan dengan adanya hal tersebut, maka keamanan dan kenyamanan arus mudik di Kotim bisa berjalan aman. Sehingga tidak ada perbuatan menyimpang atau tindakan kriminal lainnya," harap Muchtar.

Sementara, hingga saat ini untuk arus mudik di Pelabuhan Sampit masih berjalan aman dan lancar. Tidak ada gangguan apapun, dsn hanya sebagian penumpang saja kedapatan membawa sajam, sehingga langsung disita oleh aparat yang bertugas di kawasan tersebut. (MUHAMMAD HAMIM/,)