BORNEONEWS, Puruk Cahu – Perkembangan teknologi yang pesat membuat banyak informasi yang beredar di media sosial (medsos). Tak jarang banyak masyarakat merasa resah, apalagi informasi yang beredar tersebut bisa memecahbelah persatuan yang sudah terjalin cukup baik antargolongan di masyarakat.
Untuk mencegah itu semua, perlu menggandeng semua elemen yang ada di masyarakat, baik itu orgasasi keagamaan, adat maupun pemuda agar bisa sepaham terhadap isu yang berkembang saat ini yang mudah menyebar dengan cepat.
Wakil Bupati Mura, Darmaji mengatakan, dengan mudahnya informasi yang didapat tersebut, masyarakat diminta jangan percaya sepenuhnya dan harus dicek terlebih dahulu darimana kabar tersebut berasal.
"Kita sama-sama ketahui banyak konten yang dengan mudah diakses masyarakat melalui media sosial. Tentunya konten yang mudah diakses tersebut harus dapat disaring oleh masyarakat serta jangan mudah terprovokasi," ungkap Darmaji melalui pesan WhatsApp, Selasa (20/6/2017).
Darmaji mengungkapkan, secara internal penduduk Mura sangat heterogen, baik suku maupun agama. Sehingga sangat rentan dengan gesekan yang bernuansa SARA.
"Masyarakat Murung Raya diminta untuk jangan mudah terprovokasi terhadap isu yang tidak jelas kebenarannya, terutama terhadap konten-konten yang menyebar di media sosial sekarang ini," tambah Darmaji. (SUPRIADI/B-2)
Masyarakat Mura Jangan Terprovokasi dengan Isu SARA
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Akreditasi RSUD Puruk Cahu Diminta Tak Sekadar di Atas Kertas
Layanan Adminduk Murung Raya Diperluas ke Kecamatan dan Desa
UMKM Murung Raya Didorong Kembangkan Usaha Jamur Tiram
Pemkab Murung Raya Perkuat Pencegahan Karhutla dari Tingkat Desa
Disdukcapil Murung Raya Perluas Kayanan Adminduk hingga Tingkat Desa
Kemenkum Kalteng Dampingi Murung Raya Susun Raperbup Penanggulangan Bencana
Komentar (0)
Memuat komentar…







