BORNEONEWS, Puruk Cahu - Pelayanan sektor kesehatan terus ditingkatkan di Kabupaten Murung Raya, termasuk menyediakan infrastruktur kesehatan sampai pelosok desa. Namun pembanungan infrastruktur ini tidak menjamin meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Jika tidak ada petugas yang menempati fasilitas-fasilitas kesehatan tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan(Dinkes) Kabupaten Mura, Suria Siri kepada Borneonews di kantornya, Selasa (20/6/2017) mengatakan saat ini semua desa di Kabupaten Murung Raya memiliki pusat pelayanan kesehatan sendiri berupa Puskesmas Pembantu (Pustu). Namun ada tidak semua Pustu itu sudah terisi petugas kesehatan.
"Untuk Pustu semuadesa sudah punya dan walaupun dari segi petugas ada satu atau dua yang belum punya, tetapi tahun ini kita akan mencukupkannya," ungkap Suria Siri tanpa menyebutkan desa mana saja yang belum memiliki petugas.
Tidak hanya itu, Suria Siri mengatakan tahun ini pihaknya menargetkan setiap desa di Murung Raya bisa memiliki satu orang bidan dan satu orang perawat. Sehingga pelayanan kesehatan bagi warga desa bisa maksimal.
"Tahun ini targettersebut dipastikan terealisasi kesemua desa, termasuk yang dipelokok, baik itu dari sisi bangunan Pustu maupun dua orang petugas tadi," sebut Suria lagi.(SUPRIADI/B-8)
Petugas Pustu di Murung Raya Masih Ada yang Kosong
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Akreditasi RSUD Puruk Cahu Diminta Tak Sekadar di Atas Kertas
Layanan Adminduk Murung Raya Diperluas ke Kecamatan dan Desa
UMKM Murung Raya Didorong Kembangkan Usaha Jamur Tiram
Pemkab Murung Raya Perkuat Pencegahan Karhutla dari Tingkat Desa
Disdukcapil Murung Raya Perluas Kayanan Adminduk hingga Tingkat Desa
Kemenkum Kalteng Dampingi Murung Raya Susun Raperbup Penanggulangan Bencana
Komentar (0)
Memuat komentar…







