BORNEONEWS, Kasongan - Warga Desa Tumbang Liting, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan hilang tenggelam di Sungai Katingan saat mencari ikan sejak Rabu (21/6/2017) petang.

Hingga Kamis (22/6/2017) pagi pencarian masih dilakukan oleh warga Tumbang Liting bersama sejumlah anggota Polsek Katingan hilir dan puluhan anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Katingan.

Menurut informasi yang diperoleh borneonews.co.id, warga yang hilang tenggelam di Sungai Katingan itu bernama Sipa alias bapa Dagau (59) warga Rt4 Desa Tumbang Liting Kecamatan Katingan Hilir.

"Kemarin sore kejadiannya saat dia (korban) tengah menjenguk rawai (alat jebak ikan) di Sungai Katingan belakang kampung," ujar Mimi, keluarga korban ditemui borneonews.co.id di sela pencarian korban pagi ini.

Menurut Mimi, tidak ada satupun warga yang melihat saat kejadian berlangsung. Pasalnya, korban saat itu seorang diri dengan menggunakan jukung tidak bermesin.

Kata Mimi, sore itu korban tengah memasng umpan di pada alat jebak rawai tersebut. Namun hingga menjelang malam korban tidak ada pulang ke rumah.

"Saya cek di pelabuhan, hanya ada sepasang sendal jepiitnya saja. Sedangkan dia dan jukungnya tidak ada," aku Mimi.

Mimi menduga korban tenggelam karena terlilit tali alat jebak rawai saat memasang umpan. "Karena dia juga bisa berenang. Kami menduga dia terlilit tali rawai bersama jukungnya, sehingga tenggelam," imbuh Mimi.

Selain dilakukan pencarian menyusuri sungai, warga juga melakukan ritual guna pencarian korban. (ABDUL GOFUR/B-5)