Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten Mura, Kariadi saat dikonfirmasi Borneonews di kantornya, Kamis (22/6/2017) mengatakan pendirian koperasi ini karena di desa paling jauh ini belum ada koperasi.
"Makanya kita akan segera bentuk (koperasi) sebab masyarakat di situ juga perlu pembinaan kita," ungkap Kariadi.
Menurut Kariadi, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan beberapa pihak apakah pemerintah daerah bisa menyalurkan dana segar sebagai modal awal pembentukan koperasi di Desa Tumbang Topus ini.
"Terlepas dari itu semua sebuah koperasi hidup dari iuran wajib maupu iuran pokok dari para anggotanya. Soal bantuan kita masih belum tahu bisa atau tidak." tambah Kariadi lagi.
Saat ditanya apakah jumlah penduduk Desa Tumbang Topus yang sedikit akan mempengaruhi koperasi itu, Kariadi menyampaikan keberlangsungan sebuah koperasi tergantung dari usaha pengurus maupun kedisiplinan anggota dalam memajukan koperasi itu bukan banyak atau sedikitnya anggota.(SUPRADI/B-8)








