BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Aksi Barisan Relawan Pemadam Kebakaran (Balakar) 545 sudah dikenal masyarakat Kabupaten Kapuas. Balakar 545 aktif membantu masyarakat dalam segala hal, seperti mengantarkan jenazah, mengevakuasi korban kecelakaan, menangkap ular yang mengancam, hingga menjadi sumber informasi dan aspirasi masyarakat Kabupaten Kapuas.

Sayang, potensi besar yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Kapuas ini tidak bisa dimaksimalkan dengan baik karena terkendala biaya. "Karena setiap ada kejadian, kita perlu biaya untuk pengoperasionalan mobil, belum lagi perawatannya," ungkap Rahmat M Nor selaku Sekretaris Balakar 545 Kuala Kapuas, Jumat (23/6/2017).

Bahkan, sampai saat ini jumlah pengikut pada akun Facebook Balakar 545 Kuala Kapuas berjumlah 68.939 orang yang tersebar di seluruh Kalimantan. "(Balakar) Sebagai wadah informasi yang paling akurat, dimana ada kejadian, masyarakat langsung lapor sehingga setiap kejadian apapun itu, Balakar langsung ke TKP, karena sumbernya langsung dari masyarakat untuk kita" katanya.

Oleh karena itu, kata Rahmat, ia berharap ada perhatian dan pemkab dan Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang tersebar di Kapuas. "PBS di daerah sangat perlu memperhatikan organisasi ini, pasalnya organisasi ini bergerak bukan hanya memadamkan api, tetapi segala bentuk sifatnya sosial dilakukan oleh Balakar," ucapnya. (HAMDI/B-2)