BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Trip terakhir Kapal Motor (KM) Kalibodri telah bersandar di Pelabuhan Kendal, Jawa Tengah. Sepanjang arus mudik, kapal tersebut telah melakukan tiga kali trip dari Kumai - Kendal PP.
Kapal milik Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Pangkalan Bun itu berlayar dari Pelabuhan Roll On Roll Off (RORO) Sungai Tempenek Kecamatan Kumai.
Kapal buatan tahun 2008 itu berangkat dari Pelabuhan RORO pada Jumat, (23/6/2017) pukul 10.00 WIB dan tiba di Kendal Sabtu pukul 09.00 WIB.
Pada pelayaran ketiga tersebut, KM Kalibodri mengangkut pemudik kelas dewasa sebanyak 787 jiwa dan anak sebanyak 77 jiwa.
Supervisi KM Kalibodri, Aris Saptono menyampaikan, semua penumpang mendapatkan tempat yang layak dan cukup nyaman sepanjang pelayaran.
"Para penumpang semuanya mendapatkan tempat. Persediaan air di Kapal juga terpenuhi sepanjang pelayaran," beber dia saat dihubungi Borneonews, Sabtu (24/6/2017).
Menurutnya, kebutuhan penumpang menjadi perhatian nomor satu, karena mereka rata-rata sudah kelelahan setelah menempuh perjalanan berjam-jam dari tempat kerjanya.
"Pemudik asal Kumai ini rata-rata pekerja pabrik sawit. Mereka datang ke pelabuhan dengan perjalanan darat 5-7 jam. Maka wajar jika kami berikan perlakukan dengan baik dan sediakan kebutuhan yang cukup," ujarnya.
Salah satu penumpang, Gojali (36) pemudik asal Kabupaten Banjarnegara mengaku merasa lebih nyaman naik kapal Kalibodri. Tidak hanya soal kebersihan saja, tapi juga disediakan makan tiga kali selama perjalanan.
"Air di kamar mandi tidak kurang pak. Tempatnya bersih dan makan pun kami dikasih tiga kali," ujar dia.
Setibanya di Kendal, Jawa Tengah, para pemudik akan melanjutkan perjalanannya menuju kampung halaman masing-masing untuk segera bertemu dengan sanak keluarganya.
"Saya gembira banget pak, sebentar lagi sudah ketemu anak dan istri saya di rumah," timpal Harjanto (29) pemudik asal Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. (FAHRUDDIN FITRIYA/B-2)
Kapal Terakhir telah Sandar di Pelabuhan Kendal
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polres Bartim Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan Lewat Green Policing di Pasar
Fredy Setiawan Raih Perak Para Bulu Tangkis, Akui Kurang Puas
Kholidin/Noviera Melaju ke Final para Panahan Asian Para Games 2026
Gempa Tibet Tewaskan 16 Orang, 54 Lainnya Terluka
DPRD Kotim Dorong Anggaran Rp3,3 M untuk Laboratorium Lingkungan demi Optimalkan PAD
Leli/Osrita Raih Perunggu para Tenis Meja Ganda Putri WD10
Komentar (0)
Memuat komentar…







