BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Akhirnya 21 penumpang yang ketinggalan KM Kalibodri tujuan Kendal, Jawa Tengah pada 20 Juni 2017, bisa mudik ke kampung halaman. Mereka diberangkatkan gratis atas pertimbangan kemanusiaan oleh agen tiket.

"Sebenarnya gagal berangkatnya 21 penumpang itu karena ketinggalan kapal merupakan salah mereka. Tapi kita tidak tega dan kita ganti tanggal 23 keberangkatan mereka, gratis atas dasar kemanusiaan," kata Yulianto, pengelola agen resmi KM Kalibodri, Sabtu (24/6/2017).

Ia menjelaskan bahwa seluruh kapal dipastikan tidak akan menerima tiket kapal yang hangus diakibatkan kelalaian penumpang. Bahkan ketika calon penumpang membatalkan keberangkatan akan dikenai potongan.

Sebelumnya, sebanyak 21 pemudik terlantar di depan pintu masuk terminal keberangkatan Pelabuhan Tempenek, Kumai, lantaran ketinggalan kapal. Mereka merupakan rombongan buruh dari perusahaan kelapa sawit.

Akibat tempat mereka bekerja jauh dan kendaraan yang mereka tumpangi mogok, mereka akhirnya terlambat. Saat mereka tiba di Pelabuhan Tempenek, Kumai, KM Kalibodri sudah berangkat menuju Kendal. (KOKO SULISTYO/B-3)