BORNEONEWS, Sampit - Selama bulan suci Ramadan, peningkatan keamanan terus dilakukan oleh jajaran Polres Kotawaringin Timur (Kotim) di daerah ini. Hal itu dilakukan agar dapat mengantisipasi terjadinya tindakan kriminal yang rawan terjadi.
Dengan adanya peningkatan tersebut ternyata dinilai cukup efektif, bahkan tindakan kriminal yang sering terjadi menjelang lebaran bisa diminimalisir.
"Biasanya pencurian kendaraan bermotor dan rumah kosong meningkat menjelang lebaran. Namun dengan peningkatan pengamanan, alhamdulillah sampai saat ini tidak ada," ujar Kapolres Kotim AKBP Muchtar Supiandi Siregar.
Selama Ramadan, memang sangat jarang terjadi kasus yang menonjol. Hanya ada beberapa saja seperti kasus pembobolan ATM, namun pelakunya tidak berhasil mengambil uang di ATM tersebut. Selain itu, sejumlah kasus lainnya seperti perkelahian juga langsung diselesaikan, dsn juga perkumpulan anak-anak muda yang mabuk-mabukan juga langsung dibubarkan.
"Alhamdulillah situasi aman dan kondusif. Mudah-nudahan ini juga terjadi setelah lebaran," kata Muchtar.
Selama Ramadan, polres meningkatkan patroli untuk mencegah aksi kejahatan. Patroli malam dilaksanakan mulai pukul 19.00 WIB hingga 03.00 dini hari, kemudian dilanjutkan tim patroli dini hari yang bertugas hingga pukul 07.00 pagi.
Peningkatan patroli bertujuan mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan untuk menjalankan aksinya. Jika peluang bisa ditutup maka pelaku kejahatan tidak bisa merealisasikan niat jahatnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








