BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Perayaan lebaran pertama Idul Fitri 1438 Hijriyah, pengusaha nasional H Abdul Rasyid menggelar open house di kediamannya.
Open house yang merupakan tradisi rutin setiap tahun ini selain dihadiri unsur pejabat di lingkungan Kabupaten Kotawaringin Barat juga dihadiri oleh Komandan Kodim 1014/Pbn, Kapolres Kobar, serta ribuan masyarakat Kotawaringin Barat.
Dalam balutan baju berwarna putih, H Abdul Rasyid AS beserta keluarga besar menyambut hangat kedatangan masyarakat yang datang berduyun-duyun sejak pagi hari.
Komandan Kodim 1014/Pbn, Letkol Inf Wisnu Kurniawan menyampaikan, momen lebaran Idul Fitri merupakan saat yang tepat untuk bersilaturahim dengan seluruh warga Kabupaten Kotawaringin Barat terkhusus dengan tokoh masyarakat Kobar seperti H Abdul Rasyid.
"Momen Idul Fitri 1438 Hijriyah merupakan saat yang tepat untuk kita umat muslim bersilaturahim dan saling memaafkan terutama kepada tokoh masyarakat Kobar dan warga Kotawaringin Barat," kata Wisnu.
Sementara itu, Haryati warga Kelurahan Baru juga datang bersama keluarganya ke open house H Abdul Rasyid AS. Kedatangannya ke kediaman H Abdul Rasyid untuk halal bihalal memohon maaf karena selama ini dalam momen Ramadan setiap tahunnya ia selalu merasakan kebaikan dari pengusaha nasional putra daerah Kotawaringin Barat, baik berupa sedekah harta maupun sembako murah.
Untuk itu, tidak ada salahnya ia sebagai warga Kobar ingin mengucapkan terima kasih dan meminta maaf dalam suasana yang fitrah. "Berdosa rasanya kami kalau tidak datang untuk bersilaturahim dan halal bihalal," kata Haryati.
Selain sejumlah pejabat dan masyarakat, open house di kediaman H Abdul Rasyid yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB juga dihadiri oleh karyawan Citra Borneo Indah. Sesuai jadwal kegiatan tersebut berlangsung satu hari dari pukul 09.00 Wib pagi, istirahat pukul 12.00 WIB dan dilanjutkan pukul 14.00 WIB hingga pukul 17.00 Wib sore. (KOKO SULISTYO/B-2)
Ribuan Warga Hadir di Open House H Abdul Rasyid AS
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Akademisi Soroti Kemarau Panjang dan Lahan Gambut dalam Karhutla Kalteng
IPLM dan Perpustakaan Sekolah
Kemenkes: Tujuh Kabupaten/Kota di Kalteng Masuk Kategori Udara Berbahaya
Truk Kontainer Tabrak Kios di Muara Selan Banjar, Dua Orang Luka
Klinik Bersalin di Palangka Raya Bisa Terbitkan KIA hingga Perubahan KK untuk Anak Baru Lahir
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Komentar (0)
Memuat komentar…







