BORNEONEWS, Kasongan - Masyarakat Desa Talingke, Kecamatan Tasik Payawan, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, bergembira karena sudah menikmati listrik PLN. Sesuatu yang sudah didambakan sejak lama, akhirnya tahun ini terwujud. Aliran listrik tersedia siang dan malam.
"Alhamdulillah kami bersyukur akhirnya kami bisa menikmati listrik PLN ini," kata Madani, warga Desa Talingke kepada borneonews,co.id, Selasa (27/6/2017).
Menurut Madani, pemasangan jaringan listrik di desanya sebenarnya sudah dilakukan setahun lalu, namun baru menyala pada awal bulan Ramadan 1438 Hijriyah. Jadi bulan puasa tahun 2017 ini, benar-benar penuh berkah. Warga sudah berbuka, dan sahur dengan penerangan istrik.
Madani mengaku untuk pemasangan listrik, warga membayar Rp3.500.000 dengan daya 900 watt. "Kemarin kami bayarnya dua kali, sampai lunas."
Meski sebelumnya dijanjikan oleh pemerintah bahwa pemasangan listrik PLN di desanya adalah gratis, namun kemudian ternyata harus membayar, warga Desa Talingke tidak mempermasalahkan. Yang penting katanya sekarang listrik sudah menyala.
Saat ini, imbuh Madani yang masih menjadi permasalahan cukup pelik, infrastruktur jalan darat menuju desanya. Jalan yang ada sejauh ini belum bisa dilewati karena masih terendam banjir.
"Lainnya adalah masalah jaringan telepon selular. Sampai saat ini masyarakat desa kesulitan untuk menelepon atau menerima telepon karena sinyalnya hanya ada di tempat tertentu, seperti di pinggir sungai," imbuhnya. (ABDUL GOFUR/N).








