BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Penanganan sampah di Kabupaten Kapuas membutuhkan anggaran yang cukup besar. Anggaran yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp18 Miliar untuk menciptakan Kapuas benar-benar bersih dari sampah.
"Kalau dilihat saat ini, penempatan Tempat Pembuangan Sementara Sampah (TPS) belum belum bisa mengatasi masalah sampah di dalam kota Kapuas," kata Kepala Bidang Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Ahmad Isnaeni, Selasa (27/6/2017).
Seharusnya, jarak TPS satu dengan yang lain sekitar 1 kilometer. Kondisi saat ini, jarak TPS satu dengan lainnya berjauhan sehingga warga kesulitan dan membuang sampah di sembarang tempat.
"Kalau mau ideal itu untuk jarak TPS harus 1 meter ada lagi TPS. Untuk saat tidak bisa dibangun karena warga keberatan kalau dibangun TPS depan pagar rumah, karena bau sampah sangat menyengat," ungkapnya.
Isnaeni menambahkan, konsep ke depan kalau anggaran disetujui oleh wakil rakyat sekitar Rp18 miliar tentu lebih baik disediakan tempat sampah portabel di setiap titik jalan padat penduduk.
Pihaknya akan mengupayakan warga memilah sampah sehingga petugas akan mengambil langsung ke rumah setiap pagi. "Kalau portabel kita sediakan di setiap titik dan pemilahan sampah oleh masyarakat, misalnya sampah plastik harus dipisahkan, kaca dan sampah rumah tangga, lalu gantung di pagar rumah nantinya diambil oleh petugas," bebernya. (DJIMMY NAPOLEON/B-2)
Perlu Rp18 Miliar untuk Tangani Sampah di Kapuas
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Fredy Setiawan Raih Perak Para Bulu Tangkis, Akui Kurang Puas
Kholidin/Noviera Melaju ke Final para Panahan Asian Para Games 2026
Gempa Tibet Tewaskan 16 Orang, 54 Lainnya Terluka
DPRD Kotim Dorong Anggaran Rp3,3 M untuk Laboratorium Lingkungan demi Optimalkan PAD
Leli/Osrita Raih Perunggu para Tenis Meja Ganda Putri WD10
Karhutla di Belakang SMKN 3 Kuala Kapuas Merembet ke Bangunan Warga
Komentar (0)
Memuat komentar…







