BORNEONEWS, Sampit - Libur lebaran kali ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu bagi masayarakat untuk berlibur. Salah satunya ke Pantai Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Dengan adanya hal itu, maka pada hari kedua Idul Fitri 1438 lalu banyak masyarakat yang datang ke tempat wisata tersebut. Bahkan mencapai 32 ribu orang.
Hal itu rupanya memberikan dampak positif bagi warga sekitar, bahkan memberikan rezeki yang cukup besar terhadap perekonomian mereka.
Salah satunya adalah warung makan, penyediaan toilet untuk mandi dan buang air, serta penjualan pakaian. Dimana bagi penjual mendapatkan keuntungan yang besar, bahkan bisa dikatakan melebehi dua pekan hingga sebulan saat berjualan dihari-hari biasanya.
Seperti dikatakan Edi, salah satu penjual makanan di sekitar Pantai Ujung Pandaran, di mana sudah hampir delapan tahun terakhir ia berjualan makanan saat libur lebaran di Pantai Ujung Pandaran. Dan penjualanya laris dan diakuinya sangat menguntungkan.
"Alhamdulillah menguntungkan, ya paling tidak modal kembali. Namun selama ini tidak pernah rugi," ujar Edi, Rabu (28/6/2017).
Dalam sehari saja, untuk mencari untung Rp1 juta cukup mudah. Bahkan ada yang mencapai Rp3 juta. Hal itu karena banyaknya pengunjung yang datang ke tempat wisata tersebut. Sehingga hal itulah yang membuat penjualan makanan di daerah tersebut laku besar.
Selain Edi, Gunawan, salah satu penjual jagung bakar dan sate mengatakan bahwa sudah lima tahun terakhir ini berjulan setiap kali ada hari besar fi Pantai Ujung Pandaran. Dan dalam dua hari jualannya biasanya sudah ludes.
"Setiap kali libur lebaran Idul Fitri, Idul Adha, dan juga tahun baru. Alhamdulillah laku pesat," kata Gunawan. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








