BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Syahbana meminta kepada pihak angkutan yang menggunakan Sungai Cempaga untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas baik itu angkutan CPO maupun angkutan bauksit.
Imbauan Syahbana ini sangat penting guna memberikan rasa aman dan nyaman baik kepada investor maupun warga di aliran Sungai Cempaga. Karena menurut Syahbana, kejadian tumpahnnya CPO ke dalam sungai beberapa waktu lalu jadi harus pelajaran.
"Jangan sampai masalah itu terulang, karena itu sangat membuat buruk hubungan dengan masyarakat di daerah sekitar,”kata Syahbana, Rabu (28/6/2017).
Dikatakan Syahbana, selama ini kejadian tumpahnya CPO ke sungai itu bukan pertama kali, tapi sudah terjadi sebelumnya. Meski tidak berdampak secara luas dan mendapat protes keras dari masyarakat.
"Masalah itu masih bisa ditoleransi, sehingga tidak menganggu aktivitas warga di sungai. Saat ini sungai dimanfaatkan untuk angkutan hasil perkebunan dan pertambangan. Tapi kebanyakan penggunanya merupakan tongkang angkutan CPO," tukasnya.
Menurut Syahbana selama ini investasi yang menggunakan alur sungai itu sudah berjalan dengan baik. Berdeda dengan dulu ketika saat boomingnya sektor pertambangan bauksit tidak sedikit warga yang terkenda imbas dan damnpaknya, namun seiring berjalannya waktu kejadian itu tidak pernah terulang lagi. (NACO/B-6)
Pengguna Alur Sungai Cempaga Diingatkan Harus Hati-hati
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bencana Karhutla Gambut Parah, Anggota DPRD Kotim Desak Langkah Nyata Menteri Kehutanan
Ketua DPRD Kotim Berharap Kunjungan Menhut Buka Jalan Bantuan Pusat untuk Karhutla
DPRD Kotim Berkomitmen Cegah Intervensi dan KKN dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Jembatan Menuju SMAN 1 Samuda Rusak Parah, DPRD Kotim Dorong Pembangunan Permanen
Ketua Komisi I DPRD Kotim Salurkan 12.400 Liter Air Bersih untuk Warga
RMP di Teluk Sampit Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Petani dan Buka Lapangan Kerja
Komentar (0)
Memuat komentar…







