BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Trotoar Jalan Pemuda, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, yang rendah dimanfaatkan para pengendara motor untuk melakukkan pelanggaran lalu lintas. Pengendara seringkali melintasi zebra cross yang jelas-jelas fungsinya untuk pejalan kaki yang hendak menyeberang.
"Saya sering melewati jalan tersebut membawa pasien dengan mobil ambulance, kadang-kadang ada pengguna motor yang melewati zebra cross dan mengagetkan saya," ungkap Ahmad Zainul Luthfi, anggota Balakar 545, Kamis (29/6/2017)
Selain itu, tambah Luthfi, pelanggaran tersebut sangat berpotensi mengakibatkan lakalantas. "Karena itu jalan untuk pejalan kaki, bukan untuk pengguna motor," katanya.
Oleh karena itu, Luthfi mengharapkan kepada Dinas terkait dan anggota Kepolisian untuk memperbaiki dan meninggikan trotoar. Selain itu, menindak tegas para pengendara yang menggunakan zebra cross untuk memutar. "Bagi pengendara juga diharapkan tidak lagi menggunakan zebra cross itu untuk memutar balik," pungkasnya. (HAMDI/B-2)
"Saya sering melewati jalan tersebut membawa pasien dengan mobil ambulance, kadang-kadang ada pengguna motor yang melewati zebra cross dan mengagetkan saya," ungkap Ahmad Zainul Luthfi, anggota Balakar 545, Kamis (29/6/2017)
Selain itu, tambah Luthfi, pelanggaran tersebut sangat berpotensi mengakibatkan lakalantas. "Karena itu jalan untuk pejalan kaki, bukan untuk pengguna motor," katanya.
Oleh karena itu, Luthfi mengharapkan kepada Dinas terkait dan anggota Kepolisian untuk memperbaiki dan meninggikan trotoar. Selain itu, menindak tegas para pengendara yang menggunakan zebra cross untuk memutar. "Bagi pengendara juga diharapkan tidak lagi menggunakan zebra cross itu untuk memutar balik," pungkasnya. (HAMDI/B-2)








