BORNEONEWS, Sampit - Arus balik lebaran di Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih sepi. Hal itu terlihat dari kedatangan KM Lawit dari Surabaya yang hanya mengangkut 271 orang penumpang. Dengan adanya hal tersebut, maka peningkatan arus balik diperkirakan akan meningkat memasuki H+8 lebaran nantinya.
"Perkiraan kami arus balik akan meningkat pada H+8 nanti," ujar Dir Pol Air Polda Kalteng Kombes Pol Badarudin, usai memantau langsung arus balik di Pelabuhan Sampit, Kamis (29/6/2017).
Perkiraan meningkatnya arus mudik pada H+8 tersebut bukan tanpa sebab. Hal itu karena para pemudik yang akan balik ke daerah ini biasanya melewatkan lebaran ketupat lebih dulu. Sehingga mereka akan mulai mudik setelah tujuh hari usai lebaran.
"Biasanya kalau masyarakat dari Jawa akan ada lebaran kupat, jadi mereka akan kembali ke Kotim setelah lebaran tersebut," lanjut Badarudin.
Prediksi pada H+8 tersebut diperkirakan penumpang yang turun akan melebihi 1000 orang. Bahkan kemungkinan besar kapasitas kapal Pelni 1.600 orang akan terisi penuh. Begitu juga dengan kapal roro yakni 850 orang.
Sementara itu, pada Kamis (29/6/2017) ini, untuk KM Lawit yang sender di Pelabuhan Sampit hanya menurunkan 271 orang penumpang. Dan itu merupakan kapal pertama yang datang setelah lebaran Idul Fitri 1438 Hijriyah.
Kapal tersebut akan berangkat pada besok hari. Sedangkan kapal Pelni akan kembali sender di Pelabuhan Sampit juga pada besok hari. Dengan jumlah penumpang yang belum diketahui. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








