BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Satuan Polisi Air (Polair) Polres Kotawaringin Barat menerjunkan sebanyak delapan personel dan dua kapal serta satu speedboat untuk membantu mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran Idul Fitri 1438 Hijriyah yang diperkirakan akan terjadi puncaknya pada Rabu (5/7/2017) pekan depan.


Dua kapal polisi tipe C2 dan speedboat beserta personel dengan persenjataan lengkap disiagakan di Kumai dan di Sungai Arut, Pangkalan Bun.


Menurut Kasat Polair, Polres Kobar Iptu Putu Edi untuk pengamanan arus mudik dan arus balik lebaran pihaknya menerjunkan seluruh anggotanya sejumlah delapan orang dan dua diantaranya dilibatkan dalam operasi ramadniya telabang 2017 bersama unsur lainnya.


"Armada yang dikerahkan dua kapal polisi tipe C2 dan satu speedboat," kata Putu Edi, Kamis (29/6/2017).


Ia juga menegaskan selain membantu kelancaran arus mudik dan arus balik lebaran di Pelabuhan Panglima  Utar Kumai, dikerahkan dua armada kapal dan satu speedboat serta personil Polair untuk mengantisipasi tindak kriminal dan penyelundupan barang-barang terlarang yang dibawa oleh penumpang kapal.


Bisa jadi  momen arus balik lebaran ini juga dimanfaatkan oleh pihak tertentu yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di Kobar sehingga dengan diterjunkannya personel dan armada Polair bisa mencegah kelompok tersebut masuk ke Kobar.


Selain itu, jalur laut yang merupakan salah satu pintu masuknya narkoba harus diwaspadai karena narkoba sudah menjadi ancaman bagi negara dan merusak generasi muda.


"Fokus pengamanan tetap tertuju pada kelancaran dan keamanan arus mudik dan arus balik lebaran, kita juga tetap berpedoman pada tugas-tugas kepolisian lainnya," tegas Putu Edi. (KOKO SULISTYO/m)