BORNEONEWS, Palangka Raya - Penyebab tewasnya Hery Willy Adolf (39 tahun) di kediamannya, Jalan Sanggabuana II, Palangka Raya pada Kamis (29/6/2017), diduga akibat sakit tuberkulosis (TBC). Ini diketahui berdasarkan hasil visum di RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya.
"Dari hasil pemeriksaan visum luar oleh tim medis RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, korban meninggal dunia akibat penyakit dalam. Diduga penyakit TBC. Darah keluar dari mulut dan hidung," kata Kasat Reskrim Polres Palangka Raya AKP Ismanto Yuwono mewakili Kapolres AKBP Lili Warli, Jumat (30/6/2017).
Hery ditemukan meninggal dunia pada Kamis malam. Sekitar pukul 22.00 WIB, kabar temuan jenazah Hery beredar. "Korban diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar 6 jam sebelum ditemukan. Di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan," ungkap Kasat Reskrim.
Hery ditemukan meninggal dunia oleh kakak korban, Suzana Mariani (47) dan anak korban AT (8), yang pulang dari menghadiri acara syukuran di tempat saudara mereka.
Sesampai rumah, anak korban mencoba membuka pintu tapi terkunci. Selanjutnya, AT berjalan menuju belakang rumah. Di situlah dia melihat korban tergeletak telentang di depan pintu dapur dengan hidung dan mulut penuh darah.
Mengetahui korban dalam kondisi tidak bernyawa, Suzana memberitahu pihak keluarga lainnya. Sekitar pukul 20.30, korban dibawa ke RSUD dr Doris Sylvanus, Palangka Raya. Selanjutnya pada pukul 22.00, pihak keluarga melaporkan kasus itu ke aparat kepolisian. (BUDI YULIANTO/B-3)








