BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Arus balik lebaran Idul Fitri 1438 Hijriyah diperkirakan terjadi pekan depan, Rabu (5/7/2017). Hal itu diungkapkan Kepala Operasional PT Pelni Cabang Pangkalan Bun, Saipul Ghouzi.
Menurutnya, hari Rabu (5/7/2017) untuk tiket baik dari Semarang maupun Surabaya sudah mulai banyak yang terjual rata-rata penjualan mencapai 70% dan diperkirakan ludes terjual. "Tiket sudah terjual rata-rata 70 persen dan akan terus bertambah mengingat masih ada waktu beberapa hari lagi dari tanggal keberangkatan," terang Saipul.
Ia menjelaskan, pada Rabu (5/7/2017) KM Egon dijadwalkan tiba di Pelabuhan Panglima Utar dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang pukul 10.00 WIB. Sementara itu di hari yang sama, bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya KM Awu direncanakan tiba di Kumai pukul 20.00 WIB.
KM Egon yang tiba dari Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang tersebut berkapasitas 708 penumpang, sementara KM Awu mempunyai kapasitas penumpang sebanyak 1.649 jiwa.
Di sisi lain, pemerintah kabupaten memberikan perhatian khusus terhadap arus balik lebaran yang biasanya jumlah arus balik lebih besar dari jumlah jiwa pada arus mudik.
Demi kelancaran mobilisasi penumpang kapal yang turun sekitar kawasan Pelabuhan Panglima Utar, Kumai akan disterilkan dari aktivitas pedagang kaki lima (PKL).
Sebelumnya, Bupati Kotawaringin Barat, Hj Nurhidayah meminta secara persuasif kepada PKL untuk tidak berjualan di trotoar kawasan pelabuhan. Untuk itu, Pemkab Kobar telah berkoordinasi dengan Satpol PP serta TNI-Polri untuk menyosialisasikan sterilisasi kawasan pelabuhan Panglima Utar, Kumai. (KOKO SULISTYO/B-2)
70% Tiket Kapal Laut Tujuan Kumai Terjual
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Komentar (0)
Memuat komentar…







