BORNEONEWS, Sampit - Belum sampai 24 jam dengan kasus gantung diri di Jalan Tidar 4, Gang Kacer, dengan korban atas nama Rakuty, aksi serupa kembali menggegerkan warga Jalan Gatot Subroto, Gang Elang 4, Kelurahan Sawahan, Kecamatan MB Ketapang, Jumat (30/6/2017) sekitar pukul 12.00 WIB.
Kali ini, pemuda berusia 26 tahun bernama Pawit Ngahadi tewas dengan seutas tali jemuran yang menjerat lehernya. Saat bersamaan, warga tengah melaksanakan ibadah Salat Jumat.
Adalah Sumangun (54), bos dari korban yang pertama kali menemukan Pawit tewas gantung diri di kediamannya.
"Saat saya pulang dari masjid, saya masuk ke dalam rumah korban melihatnya tergantung dengan lidah yang masih terjulur," kata Sumangun.
Dari pemeriksaan sementara, korban tewas murni gantung diri. Saat ditangani kepolisian, posisi jasad masih tergantung di tali jemuran tersebut bahkan lidahnya juga terjulur.
Tim identifikasi Polres Kotim sudah melakukan olah TKP. Jasad korban pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit untuk divisum.
"Kasus ini masih kami selidiki. Dugaan sementara ini murni bunuh diri. Kami masih menunggu hasil visum," kata Kapolsek Ketapang, AKP Toduan Gultom.
Sebelum ditemukan gantung diri, Sumangun masih melihat korban tertidur pulas di rumahnya. Usai Sumangun pulang salat jumat, dia melihat korban berada di atas seakan tengah memberi makan burung.
Setibanya di rumah, dia merasa ada yang janggal dan kembali mengecek korban. Ternyata saat itu korban sudah tewas tergantung.
Sumangun kemudian melapor ke Pos Polisi Taman Kota Sampit. Aparat mendatangi TKP dan melakukan identifikasi hingga mengevakuasi korban. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








