BORNEONEWS, Sampit - Pawit Ngahadi (26), warga Gang Elang 4, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, yang ditemukan tewas gantung diri, ternyata berniat mudik ke Jawa usai lebaran.
"Dia itu ingin pulang ke Jawa. Dan masih menunggu kedatangan kapal," kata Kapolsek Ketapang AKP Todoan Gultom, Jumat (30/6/2017).
Niat mudiknya untuk bertemu keluarga di Jawa. Namun entah kenapa, belum sempat berangkat pulang kampung, korban malah ditemukan tewas di tempat tinggalnya dengan cara gantung diri menggunakan tali jemuran.
Hal itu pun mengagetkan warga sekitar dan juga Sumangun, bos rumah makan tempat dia bekerja selama 10 tahun terakhir.
"Saya tidak tahu ada permasalahan yang membuatnya gantung diri," kata Sumangun.
Sebelum ditemukan tewas, korban juga sempat ingin membuka rumah makan sendiri. Sumangun bahkan memberikan sedikit modal dan ditambah uang temannya. Rencananya, Pawit akan berjualan sekembalinya ke Sampit usai mudik lebaran.
Sebelum ditemukan gantung diri, Sumangun masih melihat korban tertidur pulas di rumahnya. Usai Sumangun pulang salat jumat, dia melihat korban berada di atas seakan tengah memberi makan burung.
Setibanya di rumah, dia merasa ada yang janggal dan kembali mengecek korban. Ternyata saat itu korban sudah tewas tergantung.
Sumangun kemudian melapor ke Pos Polisi Taman Kota Sampit. Aparat mendatangi TKP dan melakukan identifikasi hingga mengevakuasi korban. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








