BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Bidang Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, Wawan Berlison mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan guna menghadapi bahaya menjelang musim kemarau.
Sebab Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau akan berlangsung mulai Juli hingga September 2017.
"Selain personil, hampir setiap hari mobil pemadam juga kita gerakan untuk melakukan pemantauan titik api," ungkap Wawan, Jumat (30/6/2017).
Pada prinsipnya personil dan peralatan miliki Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya sudah cukup untuk menghadapi bila sewaktu-waktu terjadi kebakaran hutan dan lahan.
"Upaya pencegahan sejak dini itu adalah setiap hari petugas pemadam keliling ke sejumlah wilayah kecamatan dan kelurahan untuk memantau titik api," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/B-6)








