BORNEONEWS, Palangka Raya - Peristiwa penganiayaan berat terjadi di Jalan Anggrek, Palangka Raya, Sabtu (1/7/2017) sekitar pukul 10.30 WIB. Seorang korban yang diketahui bernama Udin (44) warga Tumbang Miwan, Kabupaten Gunung Mas mengalami luka bacok di bagian kepala.

Akibatnya, korban terkapar bersimbah darah. Ini karena dua bacokan oleh pelaku yang masih dalam pengejaran aparat kepolisian mengakibatkan luka menganga. Korban kemudian bergegas dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya untuk mendapatkan perawatan.

Kapolres Palangka Raya AKBP Lili Warli yang menerima informasi penganiayaan berat itu langsung mendatangi IGD untuk melakukan pengecekan. Dia didampingi Wakapolres Kompol Bronto, Kapolsek Pahandut AKP Roni, Kasat Reskrim AKP Ismanto Yuwono dan sejumlah anggota berpakaian dinas lengkap. Selain itu, juga ada anggota berpakaian tertutup.

"Benar telah terjadi anirat (penganiayaan berat). Untuk pelaku masih dalam pengejaran," kata Kapolres di rumah sakit, Sabtu sekitar pukul 11.45 WIB.

Pantauan Borneonews, korban langsung mendapat penanganan tim medis. Dia juga nampak merintih kesakitan akibat luka yang diderita. Apalagi sebagian kulit dalam di kepala juga keluar.

"Mudah-mudahan korban segera sembuh dan pelakunya segera tertangkap," tutur Kapolres. (BUDI YULIANTO/B-2)