BORNEONEWS, Puruk Cahu - Setelah tergelincir dan terguling pada Kamis (29/6/2017) malam, Sabtu (1/7/2017) siang truk molen baru bisa dievakuasi dari Jalan Tjilik Riwut, Kecamatan Tanah Siang Selatan, Kabupaten Murung Raya (Mura).
Untuk mengevakusi truk molen atau truk pengaduk semen tersebut, dua alat berat dikerahkan. Truk itu harus dievakuasi agar akses jalan kembali normal atau bisa dilewati kembali setelah lebih dari 24 jam lumpuh.
Rudi, warga Desa Dirung Lingkin, Kecamatan Tanah Siang, mengatakan satu alat berat yang dikerahkan merupakan kepunyaan kontraktor pembangunan jalan. Sedangkan satunya lagi milik perusahaan tambang di wilayah.
Menurut Rudi, selama truk molen tersebut belum dievakuasi, akses dari dan menuju wilayah Kecamatan Tanah Siang Selatan tidak dapat dilewati truk tangki BBM maupun truk angkutan.
"Selama truk molen itu tidak diangkat, tangki BBM dan truk angkutan tidak bisa lewat. Cuma yang bisa lewat motor serta mobil bertonase ringan," sebutnya. (SUPRIADI/B-3)








