BORNEONEWS, Sampit - Dana pelaksanaan musyawarah daerah (Musda) Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang akan dilaksanakan pada 9-10 Juli 2017 hingga saat ini masih kurang.

Meski demikian panitia sampai saat itu terus berusaha mencari dana agar kegiatan tersebut bisa terlaksana sesuai dengan yang diharapkan berjalan sukses.

"Saat ini tahapan selanjutnya tinggal pelaksanaan Musda saja, meski demikian kami terus berusaha mencari tambahan dana yang masih kurang," kata Ketua Sharing Commite Musda DAD Kotim, Ady Candra MD Atuk, Sabtu (1/7/2017).

Namum demikian berapapun dana yang terkumpul nanti Musda tetap akan dilaksanakan itu disimpulkan dalam hasil rapat, di mana pelaksanaannya sesuai dengan jadwal yang telah disepakati pada rapat panitia Jumat (30/6/2017) malam di aula DAD Kotim.

"Namun sebelum Musda dilaksanakan tentunya kami akan rapat kembli nantinya, untuk melakukan evaluasi terkait kesiapan pelaksanaan," kat Candra kepada Borneonews.co.id.

Musda DAD Kotim awalnya direncanakan pada 1 Juli 2017 namun karena ada beberapa kendala terutama yang berkaitan dengan dana serta pertimbangan lain panitia mengundur agenda itu dari jadwal semula ke tanggal 9-10 Juli 2017. (NACO/B-5)