BORNEONEWS, Sampit - Guna mengantisipasi aksi teror baik itu terhadap masyarakat maupun kepolisian, Polres Kotawaringin Timur (Kotim) bersama Brimob, dan TNI melaksanakan razia gabungan di jalur masuk Kota Sampit, Sabtu (1/7/2017) malam.

"Kami kerahkan pasukan maksimal, guna menjaga kemanan Kotim dari teror orang-orang yang tidak bertanggung jawab," ujar Kapolres Kotim AKBP Muchtar Supiandi Siregar.

Ada dua tempat yang menjadi fokus utama, yakni razia kendaraan baik itu roda dua, empat, dan enam. Semua yang melintas langsung dilakukan pemeriksaan. Tidak hanya surat-menyurat kendaraan saja, namun juga barang bawaan mereka.

"Ksmi juga memeriksa identitas sopir, guna mendeteksi apakah ada pelarian dari pelaku kriminal atau tidak," kata Muchtar.

Kemudian, tujuan razia tersebut adalah pengamanan. Polres tidak ingin Kotim jadi tempat bagi pelaku kriminal untuk beraksi. Selain itu, aparat ingin daerah ini tetap, aman, nyaman, dan kondusip.

Pihaknya tidak ingin kejadian seperti di Medan dan Jakarta yang menjadikan anggota Polri sebagai korban penyerangan. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)