BORNEONEWS, Sampit - Antisipasi aksi teror yang belakangan ini menargetkan personel Polri sebagai korbannya, dilalukan Polres Kotim beserta jajaran polsek. Salah satu caranya dengan meningkatkan patroli.
"Kami melakukan kegiatan patroli secara rutin dengan jumlah personel skala besar. Ini merupakan perintah pimpinan melihat kejadian di Medan dan Jakarta," ujar Kapolres Kotim AKBP Muchtar Supiandi Siregar, Minggu (2/7/2017).
Hal itu dilakukan agar permasalahan yang terjadi tersebut tidak terulang di Kotim. Sehingga situasi kamtibmas selalu terjadi..
Saat ini Kotim memang menjadi tempat strategis bagi pelaku kriminal, baik itu melakukan pelarian ataupun penyelundupan barang-barang yang dilarang. Hal itu dikarenakan daerah ini memiliki wilayah atau jalur masuk yang lengkap. Mulai dari jalur darat maupun jalur laut.
"Kotim memiliki tiga jalur masuk, udara, darat, dan laut. Semuanya tentu kami jaga dengan ketat," kata Muchtar.
Meski sejauh ini kondisi Kotim terbilang kondusif. Namun pengetatan pengamanan seperti ini akan terus dilakukan. Warga juga diharapkan dapat turut serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban di daerah ini.
Masyarakat juga diminta kalau mengetahui atau melihat adanya orang-orang yang mencurigakan, agar segera melaporkannya kepada pihak berwajib. Sehingga mereka dapat menindaklanjuti. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








