BORNEONEWS, Sampit - Calon Kepala Desa Karang Tunggal, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur, Rahmat mengaku prihatin dengan kondisi tidak jelasnya pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak.
"Kami merasa prihatin atas kondis desa kami yang sudah lama dipimpin Pj. Warga desa mengeluhkan karena belum ada kades defenitif Akibanya program desa yang diharapkan warga belum bisa dieksekusi," kata Rahmat, Minggu (2/7/2017).
Pj menurut Rahmat terkadang belum paham secara luas kondisi masyarakat desa, warga desa menghendaki program pembangunan tapi kendalanya karena jabatan Pj membuat ini jadi persoalan bagi desa
"Bahkan ada desa yang sudah sampai tiga tahun ini dijabat Pj karena menunggu pilkades serentak ini,” katanya.
Rahmad mengaku dengan beberpa kali molornya pelaksanaan Pilkades serentak ini kian pesimist bisa terlaksana. Bahkan hingga saat ini dia sebagai bakal calon tidak tahu persis kapan proses dan tahapan itu dilaksanakan.
"Informasi selama ini kami ketahui hanya dari pemeritaan media saja, sementara Panpilkab tidak pernah menginformasikan kepada kami," tandasnya.
Hingga kini jadwal Pilkades serentak terus molor dan awalnya akan dilaksanakan pada April 2017, kemudian ditunda pada Juli 2017, karena ada kendala lagi jadwal ditunda lagi ke Agustus 2017. (NACO/B-6)
"Kami merasa prihatin atas kondis desa kami yang sudah lama dipimpin Pj. Warga desa mengeluhkan karena belum ada kades defenitif Akibanya program desa yang diharapkan warga belum bisa dieksekusi," kata Rahmat, Minggu (2/7/2017).
Pj menurut Rahmat terkadang belum paham secara luas kondisi masyarakat desa, warga desa menghendaki program pembangunan tapi kendalanya karena jabatan Pj membuat ini jadi persoalan bagi desa
"Bahkan ada desa yang sudah sampai tiga tahun ini dijabat Pj karena menunggu pilkades serentak ini,” katanya.
Rahmad mengaku dengan beberpa kali molornya pelaksanaan Pilkades serentak ini kian pesimist bisa terlaksana. Bahkan hingga saat ini dia sebagai bakal calon tidak tahu persis kapan proses dan tahapan itu dilaksanakan.
"Informasi selama ini kami ketahui hanya dari pemeritaan media saja, sementara Panpilkab tidak pernah menginformasikan kepada kami," tandasnya.
Hingga kini jadwal Pilkades serentak terus molor dan awalnya akan dilaksanakan pada April 2017, kemudian ditunda pada Juli 2017, karena ada kendala lagi jadwal ditunda lagi ke Agustus 2017. (NACO/B-6)








