BORNEONEWS, Puruk Cahu - Memasuki tahun ajaran baru tentu semua sekolah akan diisi dengan masa orientasi siswa (MOS). Namun, kegiatan MOS seringkali memunculkan khawatirkan banyak pihak, terutama orang tua. Karena tidak jarang MOS memunculkan tindakan di luar batas.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Murung Raya (Mura) Ingatno saat dimintai konfirmasi mengatakan, agar tidak terjadi tindakan di luar batas saat MOS, pihaknya akan melakukan pemantauan selama kegiatan berlangsung.
"Kegiatan MOS tidak menjadi keharusan untuk dilaksanakan. MOS hanya kebijakan sekolah masing-masing dan Disdikbud Mura akan memantau bila ada laporan kegiatan MOS nanti," ungkap Ingatno, Senin (3/7/2017).
Ia turut pula mengingatkan bahwa pelaksaan MOS hanya untuk memperkenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru. Bukan untuk melakukan tindakan di luar batas kewajaran.
"Jangan seperti terdengar dipemberitaan bahwa peserta MOS disuruh segala gigit kodok. Itu sudah melakukan tindakan di luar kewajaran atau aneh," tegas Ingatno. (SUPRIADI/B-3)








