BORNEONEWS, Puruk Cahu - Wakil Bupati Murung Raya (Mura) Darmaji tidak setuju jika Desa Maruwei I dijadikan ibu kota Kecamatan Puruk Bondang. "Masih belum ditentukan sebab masih dalam tahap pengkajian," ungkap Darmaji di ruang kerjanya, Senin (3/7/2017).

Darmaji menyampaikan, untuk ibu kota kecamatan baru pecahan dari Kecamatan Laung Tuhup tersebut tidak cocok di Desa Maruwei I sebab desa itu berada sebelah kanan Sungai Laung.

"Cocoknya berada di sebelah kiri Sungai Laung, sebab akan lebih mudah membuat akses jalan menuju ibu kabupaten. Kalau di sebelah kanan maka harus dipikirkan lagi membuat jembatan," sebut Darmaji.

Menurut Darmaji lagi bisa sebelah kiri ibu kota kecamatan maka akan lebih mudah lagi menjangkau desa-desa lain yang sekarang masih sulit akses menggunakan jalur darat.

"Seperti menuju Desa Baralang, Dirun Busi, Desa Bana maupn Desa Narui secara tidak langsung akan mudah dijangkau bila peletakan ibu kota kecamatan sebelah kiri Sungai Laung," tambah Darmaji lagi. (SUPRIADI/B-2)