BORNEONEWS, Sampit - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Rusmiati, Senin (3/7/2017) menyempatkan membesuk bayi malang yang ditemukan di areal perkebunan sawit PT BSK Kecamatan Telawang. Adapun kondisi bayi malang tersebut kini masih dirawat intensif di ruang perinatalogi.
Usia membesuk bayi itu, Rusmiati mengatakan kondisinya sudah mulai membaik meski masih terlihat bekas gigitan semut di tubuhnya.
“Kesehatannya bisa dikatakan sudah membaik, saat ini bayi masih dalam pengawasan kapolsek. Kami tadi sekedar memantau dan melihat keadaan bayi," katanya.
Dia menambahkan, jika melihat dari keadaan berat badan bayi, memang tidak seperti bayi normal lainnya, dan diperkirakan lahir prematur dengan berat hanya 2,1 kilogram. Namun untuk saat ini, menurutnya keadaan bayi sudah lebih membaik dari keadaan sebelumnya.
Menanggapi fenomena pembuangan bayi itu, DP3AP2KB akan meningkatkan serta lebih giat dalam melakukan penyuluhan dan sosialisasi khususnya bagi kalangan remaja.
"Bisa penyebab pembuangan bayi di antaranya karena hasil dari kenakalan remaja," pungkas Rusmiati. (NOOR ANNISA/B-11)








