BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur Sutik mendukung dana CSR perusahaan diarahkan pada program pemberdayaan masyarakat dan desa. Tetapi dia juga menyarankan, agar bisa disisihkan bagi keluarga miskin di sekitar lokasi perusahaan.
"Langkah awal bisa dilakukan dengan meminta data riil rumah tangga miskin di sekitar areal perusahaan. Namun data jangan sampai bias, agar tidak ada kecemburuan sosial di masyarakat," kata Sutik, Senin (3/7/2017).
Sutik juga menyarankan, agar ada data keluarga miskin dalam satu buku besar yang bisa diakses semua pemangku kepentingan, termasuk pihak perusahaan yang menjalankan program CSR tersebut.
Selain itu dalam konsep CSR antara perusahaan dan masyarakat, harus sama-sama bisa hidup berdampingan dan saling memberikan manfaat bersama.
"Karena CSR merupakan sebuah potensi besar dana non pemerintah yang harus didukung menuju kemandirian masyarakat," ungkap Sutik.
Kalau dana CSR bisa dioptimalkan baik dari sisi pengalokasian dana maupun dalam proses pendayagunaannya, bisa menjadi salah satu solusi alternatif penyelesaian permasalahan kemiskinan yang terjadi selama ini. (NACO/B-11)
Legislator ini Sarankan Dana CSR Disisihkan untuk Warga Miskin
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Rimbun Kritik Pemerintah Pusat Usai Agenda Menhut di Kotim Batal
Bencana Karhutla Gambut Parah, Anggota DPRD Kotim Desak Langkah Nyata Menteri Kehutanan
Ketua DPRD Kotim Berharap Kunjungan Menhut Buka Jalan Bantuan Pusat untuk Karhutla
DPRD Kotim Berkomitmen Cegah Intervensi dan KKN dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Jembatan Menuju SMAN 1 Samuda Rusak Parah, DPRD Kotim Dorong Pembangunan Permanen
Ketua Komisi I DPRD Kotim Salurkan 12.400 Liter Air Bersih untuk Warga
Komentar (0)
Memuat komentar…







