BORNEONEWS, Sampit - Pelaku pembuang bayi di perkebunan kelapa sawit Blok 107 Divisi IIB Bedeng Utara PT BSK I, Desa Sebabi Kecamatannn Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), sudah terungkap. Di mana pelakunya adalah ibu bayi tersebut berinisial RS (13) yang merupakan warga sekitar. Namun hingga saat ini ayah bayi yang merupakan pacar pelaku belum diketahui pasti dimana keberadaanya.

Terakhir informasi yang didapat saat pelaku berhubungan melalui telepon genggam, sang pacar yang berinisial M tersebut sudah pulang kampung ke daerah asalnya di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

"Dari keterangan pelaku, pacarnya tersebut berada di Kupang," ujar Kapolres Kotim AKBP Muchtar Supiandi Siregar, Selasa (4/7/2017).

Namun, terakhir kali mereka berkomunikasi tersebut sudah cukup lama. Bahkan pelaku bingung, karena hingga saat ini sang pacar sudah tidak bisa dihubungi. Bahkan sudah menghilang tanpa ada kabar.

Padahal, saat pelaku diketahui hamil, M berjanji akan bertanggung jawab dan bersedia menikahi pelaku yang baru saja lulus Sekolah Dasar tersebut.

Tetapi kenyataannya laki-laki tersebut malah meninggalkannya.

"Pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan hukum yang berlaku," kata Muchtar.

Sementara itu, saat ini bayi yang dibuang tersebut masih dirawat intensif di RSUD Dr Murjani Sampit. Kondisinya sudah membaik dibandingkan semula, bekas gigitan semut juga sudah mulai menghilang.

Sedangkan kasus tersebut masih terus didalami oleh pihak kepolisian. Polisi masih menginterograsi tersangka atas kasus tersebut untuk mengetahui lebih jauh apa yang membuat pelaku nekat membuang buah hatinya sendiri. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)