BORNEONEWS, Kapuas - Ratusan pohon ditebang tiap hari di Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, oleh para pembalak liar. Jika terus dibiarkan, dapat dipastikan hutan dengan populasi orangutan yang cukup padat itu akan hilang.

Pejabat Eksekutif Tertinggi Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) Jamartin Sihite mengatakan, tiap bulan paling sedikit 400 kayu log keluar dari hutan di kecamatan itu. Kayu-kayu ini kemudian dioalah puluhan rumah pengolahan yang ada.

"Bansaw dan circle yang beroperasi di wilayah kecamatan Mantangai kurang lebih 40 unit dengan kapasitas produksi unit rata-rata 500 kayu logs per hari," katanya, Selasa (4/7/2017).

Permasalahan itu sebenarnya sudah berlangsung lama bahkan telah sampai ke pemerintah pusat. Tahun lalu, Direktur Jendral Penegakan Hukum Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehuatan, Rasio Ridho Sani, menjanjikan akan melakukan tindakan hukum.

Namun seiring berjalanannya waktu janji tersebut tidak terealisasi. Sementara itu aktivitas pembalakan terus berlangsung. (RONI SAHALA/B-5)