BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Warga Desa Basungkai, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, terus mempertahankan budaya gotong royong. Hal ini terlihat saat tanam perdana sistem padi Hazton oleh kelompok Tani Hijau Subur, Selasa (4/7/2017). Kegiatan tanam perdana ini dihadiri oleh Camat Basarang Aswan, Kepala Desa Basungkai, Mantri Tani dan penyuluh pertanian di wilayah Basungkai.
"Saya selaku camat mengapresiasi dengan ada sistim tanam padi hazton ini dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan keuntungan berlipat ganda serta budaya gotong royong masih di pertahankan sampai saat ini," kata Camat Basarang Aswan, Selasa (4/7/2017) sebelum tanam perdana dilaksanakan.
Camat Basarang Aswan dalam sambutannya menyampaikan, sistem tanam padi Hazton ini memberikan peluang bisnis yang sangat menjanjikan untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat dan sekaligus nilai-nilai budaya gotong royong terus dipertahankan.
Sedangkan di tempat yang sama Penyuluh Pertanian Rahmad M Noor mengatakan, padi Hazton sangat bermanfaat bagi masyarakat. Ia menyebutkan, satu lubang dapat ditanam sampai 30 batang padi dan tentu produksi padi akan meningkat.
"Tanam perdana padi hazton di area luasan lahan sekitar 1 hektare dan satu lubang ditanam 30 batang padi, tentu produksi beras akan meningkat," ungkapnya.
Menurut Rahmat, di Desa Basungkai selalu melaksanakan sesuatu, tentu dengan musyawarah mufakat serta budaya gotong royong. Contohnya jadwal setiap bulan membersihkan jalan, rumah ibadah dan bertani, senantiasa sama-sama dilakukan oleh warga.
"Ini menarik sekali, budaya gotong royong di era serba maju dan canggih ini masih dipertahankan oleh warga dan ini juga salah satu upaya pengeluaran yang cukup besar apabila setiap bulan dibuka lahan pertanian serta bentuk menjaga silaturahim," katanya. (DJIMMY NAPOLEON/N).








