BORNEONEWS, Kasongan - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Katingan menargetkan 500 sambungan baru untuk tahun ini.

Sambungan baru ini merupakan program hibah air minum perkotaan yang bersumber dari dana APBN pusat anggaran tahun 2017.

"Kita ikut program itu, sejauh ini sudah distujui, dan kami sudah kerja di lapangan," sebut Direktur PDAM Katingan, Edy Rahmad Sosiawan, Selasa (4/7/2017).

Namun jika dana program dari pusat ini dapat disalurkan jika kegiatannya sudah selesai dikerjakan. "Syaratnya pemda wajib penyertaan modal ke PDAM, jika tidak maka dana dari APBN itu tidak akan bisa cair," ucapnya.

Pihaknya baru pertama kali ikut program ini. Jika dalam tahun 2017 program itu dinilai sukses, maka tahun berikutnya target sambungan rumah (SR) bakal ditambah menjadi 1.000 sambungan.

"Yang jelas program ini sasarannya masyarakat berpenghasilan rendah, dan disubsidi. Misalnya pemasangan jaringan baru SR Rp800 ribu, namun dengan adanya program ini diperkirakan warga hanya membayar Rp300 ribu untuk pemasangan jaringan baru," imbuhnya.

"Untuk batas waktunya sampai bulan September 2017 program itu harus sudah selesai," katanya. Untuk lokasi programnya, kata Edy Rahmad Sosiawan yakni di Tumbang Samba Kecamatan Katingan Tengah, kemudian Tewang Rangkang dan Tarusan Danum Kecamatan Tewang Sanggalang Garing. Selanjutnya Kereng Pangi dan Kasongan Kecamatan Katingan Hilir. (ABDUL GOFUR/B-6)