BORNEONEWS, Puruk Cahu - Karena tidak bisa mengendalikan laju kendaraan saat menuruni bukit, tiga warga Desa Sungai Lunuk, Kecamatan Tanah Siang mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal dan langsung dilarikan ke unit gawat darurat (UGD) RSUD Puruk Cahu, Selasa (4/7/2017) sore.

Korban lakalantas tunggal ini adalah Derita Wati (43 tahun), Ratnayati (32 tahun) dan seorang balita Lesti (2 tahun).

Ketiga warga ini baru pulang menghadiri prosesi pemakaman keluarganya di Desa Konut, Kecamatan Tanah Siang dengan menggunakan motor metik KH 2009 ME.

"Mereka bertiga meluncur begitu cepat saat menuruni bukit Jalan Untung Surapati atau antara Desa Konut dengan Desa Sungai Lunuk. Kelihatannya rem kendaraan tidak berfungsi atau blong," ungkap Daru, seorang saksi mata.

Disampaikan Daru karena tidak bisa mengendalikan motor tersebut, akhirnya motor yang dikendarai Ratnayanti ke luar jalur saat melewati tikungan yang juga turunan.

"Motor lalu menghantam sisi jalan cor beton dan Derita Wati yang diposisi belakang kepalanya menghantam tiang listrik yang kebetulan berada dekat mereka jatuh,” jelasnya.

Derita Wati mengalami luka sobek daerah kepala bagian depan maupun belakang, serta ditambah tulang rahang yang patah, sehingga sekarang dalam keadaan koma.

"Sedangkan korban Ratnayati mengalami patah tulang bahu dan luka sobekan sedikit pada dada, sedangkan si balita Lesti hanya mengalami luka memar," kata petugas UGD di RSUD Puruk Cahu. (SUPRIADI/B-6)